SECUIL HUTAN DI GUNUNG PERAHU YANG DULU SELALU MENYAPA " SELAMAT PAGI PAK TORO!"

SECUIL HUTAN DI GUNUNG PERAHU YANG DULU SELALU MENYAPA " SELAMAT PAGI PAK TORO!"
pemandangan indah yang kini tinggal kenangan, HUTAN PUNCAK GUNUNG PERAHU

Kado kecil buat Luluk


Di pojok timur depan kantin meleleh airmata. Merasa malu atas perbuatan yang tanpa sengaja dia perbuat.
Luluk jadi ingat sang bunda yang telah lama berpulang. "Bu,kenapa aku seperti ini? Aku sendirian di sini. Tiada tempat untuk mengeluh,tidak ada lagi yang mau menyisir rambutku. Tidak ada lagi yang menyambutku ketika pulang sekolah.
Ah itu sekedar bayangan perasaan yang mungkin dirasakan Luluk. Dia menangis karena ngompol saat aku beri les tambahan. Untung saja yang aku beri les tambahan adalah siswa perempuan semua. Jadi mereka tidak sebegitu mengejek.
Luluk adalah muridku, dua tahun lalu ditinggal mati ibunda tercinta. Dia memang termasuk anak yang selalu tertinggal dalam pelajaran.
Untuk sekedar menghiburnya aku hadiahkan sebuah boneka. Biar jadi tempat dia menumpahkan segala suka dan dukanya. Oh Tuhan saya mengucapkan syukur engkau beri kami keluarga yang lengkap tak kurang suatu apa.