SECUIL HUTAN DI GUNUNG PERAHU YANG DULU SELALU MENYAPA " SELAMAT PAGI PAK TORO!"

SECUIL HUTAN DI GUNUNG PERAHU YANG DULU SELALU MENYAPA " SELAMAT PAGI PAK TORO!"
pemandangan indah yang kini tinggal kenangan, HUTAN PUNCAK GUNUNG PERAHU

DOWNLOAD RPP KELAS 4 KURIKULUM 2013

Kurikulum 2013 masih begitu awam, bahkan banyak guru yang cenderung takut seperti saya hehe, takut karena belum tahu "cak-cakane" tapi semua bisa teratasi bila kita mau belajar. bagi yang menginginkan contoh RPP kelas 4 semester 1 tahun 2014 silahkan klik link ini http://www.sekolahdasar.net/2014/06/rpp-kurikulum-2013-untuk-sd-kelas-4.html?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook semoga sedikit membantu.

PATUNG YANG ANEH

“Pak, iki tak weruhi patung aneh, apa sampean ngerti patung apa iki?” Pertanyaan yang nyerocos keluar dari mulut pak Supri seorang perangkat desa di dusun Sarangan, dusun dimana aku bertugas mengajar di SD Sarangan.

Aku amati betul-betul patung yang mungkin terbuat dari emas atau kuningan itu di depan pintu agar lebih jelas melihatnya daripada melihat di dalam ruang kamar yang agak gelap. Patung berbentuk sesosok manusia, bentuknya seperti patung souvenir. ukurannya kira-kira sebesar sendok makan. Bentuknya seperti piala oscar, atau cleopatra mungkin. Aku sedikit bingung juga.

Aku lalu bertanya darimana patung ini diperoleh, Pak Supri jawab  patung itu diperoleh secara kebetulan oleh seorang warga desa ketika sedang mencari rumput di puncak gunung Perahu. Penemu patung itu sewaktu beristirahat iseng-iseng mengorek-orek batu besar yang sedang diduduki dengan sabit. Teryata dalam batu tersebut ada lobang yang tembus berlubang di sisi sampingnya! dikorek-korek lagi dia menemukan patung tersebut.

“Wah aku tidak tahu patung apa ini?” jawabku yang juga jadi ikut penasaran. Kapan-kapan ditanyakan saja ke orang yang lebih ahli wae pak Pri!. “sing luwih ahli kuwi jur sopo pak” tanya pak Supri. “Haha aku yo ora ngerti pak!” Jawabku lagi

Foto 0680patong ajaibFoto 1077

Selang beberapa hari pak Supri main lagi ke SD tempat aku kost, dia menceritakan tentang patung yang dahulu dia perlihatkan. Pak Supri lalu bercerita sewaktu  pergi ke Parakan, dia mampir ke Klenteng  untuk menemui “takmir” atau pengurus klenteng untuk menanyakan perihal patung tersebut. Ada peristiwa unik waktu dia mau masuk ke kawasan klenteng. Pak Supri “dicegat” tidak boleh masuk ke lokasi klenteng, setelah ditanyakan kenapa kok tidak boleh masuk, pak Supri kaget setengah mati, pengurus klenteng bilang bahwa sampean membawa benda yang penuh aura buruk karena benda tersebut adalah wadah tempat menyimpan kesialan atau aura jelek. Dikhawatirkan kesialan itu akan berpindah ke tempat lain kalau sampai mendekatinya. Disarankan oleh penjaga klenteng itu agar benda tersebut dikembalikan ke tempat asalnya karena dia menyimpan aura yang sangat buruk. Yang membuat aneh itu pak Supri belum menceritakan apapun prihal patung yang dibawanya.

“Lha jur tak balekke neng wong sing nemu patung iku pak! terus tak kon balekke neng nggonne maneh! aku yo wedi kok pak samar nek ono apa-apa! kata pak Pri menutup ceritanya.

Aku sendiri juga sedikit takut, karena kemarin dulu aku sempat menimang-nimang patung aneh itu!

Aku berseloroh ke pak Supri “podo pak! aku yo wedi kok pak, wedi nek bar nyekeli patung kuwi jur malih dadi kodok apa gudigen blaik to! Pak Supri ikut tertawa juga mendengar guyonanku itu.

“Pak, umpama teko didol neng wong sing ora ngerti lak yo lumayan to?” tanyaku ke pak Supri. “Hah yo moh to, duite ora sepiro malah bisa dadi repot mengko!” jawab pak Pri.

CATATAN : Peristiwa ini nyata terjadi, tapi sudah beberapa tahun yang lalu (kira-kira tahu 2008), sekedar berbagi cerita fenomena alam gunung Perahu yang masih penuh misteri. Kalau ditanyakan dimana patung itu sekarang, aku juga tidak tau, biarlah patung itu tetap menjadi misteri abadi.

KECEWA

Tanggal 16 Juni 2012, pengumuman kelulusan Ujian Nasional Siswa Kelas VI SD. Berita kelulusan memang sering menjadi headline berita di surat kabar maupun televisi. Kelulusan merupakan peristiwa akbar, penentu nasib siswa ataupun kredibilitas sebuah sekolah.

Saya sebagai guru kelas VI juga sangat menantikan pengumuman kelulusan tersebut. Ingin tahu hasil kerjaku selama satu tahun ajaran. Sebagai guru yang mengajar di wilayah cukup jauh dari kota, aku tidak berharap banyak atas prestasi yang muluk-muluk seperti apa yang terjadi di SD perkotaan. Anak didikku lulus saja saya sudah senang.

Sebagai guru aku sebetulnya punya target tertentu. semenjak awal mengajar kelas VI beberapa tahun lalu prestasi SD ku perlahan mengalami peningkatan. Diawal aku mengajar kelas VI kelulusan mendapat rangking 12 dari 15 SD dan MI. tahun berikutnya naik jadi 11 kemudian 8 lalu tahun 2011 rangking 6. Tahun ini sebetulnya aku membuat target minimal tetap mempertahankan rangking, sukur-sukur naik.

Namun target tinggal target, angan-angan tinggal angan-angan. Rangking kelulusan tahun ini turun drastis, jadi rangking 11 dari 15 SD dan MI. Itu persis peringkat saat aku pertama kali mengajar di SD Sarangan. Sungguh sebuah hal yang sangat mengecewakan.

Sebagai guru aku lalu ber refleksi diri, ada apa ini, kok bisa seperti ini? Penyebab dari turunnya peringkat tersebut.

Tingkat kecerdasan siswa tahun ini lebih rendah dari tahun lalu. Menurutku tingkat kecerdasan siswaku tahun ini tidak jelek-jelek amat. buktinya ada siswa yang mendapat nilai 10 dalam matematika. dan nilai terendah matematika 4,50 (padahal siswa yang mendapat nilai terendah ini nilai bahasa Indonesianya 8,00 llho!)

Semangatku sebagai guru menurun. Kalau semangat untuk mengajar selama ini aku merasa seperti biasanya. Tak ada perbedaan nyata. cuma memang dalam hati ada sebersit keinginan untuk pindah. hehe.

Mungkin memang baru segitu rangkingnya. yang penting semua lulus dan tetap semangat mengajar.

Yang selama ini aku pikirkan itu kenapa ya ada sebuah SD yang peringkatnya selalu nomor satu terus, padahal sama-sama SD desa. Menurut pengalamanku, tiap tahun potensi anak itu pasti berbeda-beda. Masak sih nilainya bagus-bagus semua? haha Mbok yo ben. Aku sudah berusaha maksimal. nilai yang diperoleh adalah nilai murni atas perjuangan siswa sendiri.

Walaupun begitu kekecewaan tetap kekecewaan. TETAP SEMANGAT TEMANNNNN. SALAM DARI DESA.

PERSAMAAN FACEBOOK DENGAN FILM INDIA


Pertanyaan lucu to, apa persamaan film india sama facebook?

      Habis dirampok nyanyi, putus pacar nyanyi, ditinggal mati nyanyi, melamar pacar nyanyi. Itulah ciri khas film India.
Kalau facebookers, di wc update, beli mobil baru update, putus pacar update,bisa kentut ya update!
     Kalau film India semua kegiatan diakhiri atau diiringi nyanyi, kalau facebookers diiringi update status. Itulah persamaanya.
      Kalau sebentar saja tidak buka facebook, seperti ada sesuatu yang hilang. Soal besok mau kerja apa, mau jadi apa ya nanti sajalah!
     Mari manfaatkan internet untuk kegiatan positif. Seperti pamer blog(seperti saya hihi), menawarkan dagangan atau jasa dsb. pernahkah kita memenfaatkan facebook ini? mulailah dari sekarang. Jualan yang kecil-kecil dulu seperti onde-onde atau apa gitu. haha  
        Atau pernahkah anda coba main forex, jual emas online dll?  Untungnya lumayan lho!  
Sebaiknya internet tidak hanya untuk sarana hiburan, tapi juga sebagai sumber ilmu dan inspirasi, bahkan sarana memuji kebesaran Tuhan yang telah menciptakan otak dan pikiran manusia yang bisa membuat internet.
Ayo sobat bergegaslah bertindak! Facebook jangan cuma buat gagah-gagahan semu saja. Jangan justru malah menghabiskan sisa umur dan rejeki kita. Manfaatkan internet, jangan kita menjadi budak internet

UPDATE STATUS KE TUHAN


Kadang  saya merenung, apa saja yang telah didapat dari sebuah benda yang namanya internet itu. Ingatanku mundur 30 tahun lalu ketika pertama kali kenal dengan “jendela dunia” untuk pertama kali. Tahun 1987 pertama kali masuk ke warung internet Spidernet di Magelang. Tarif Rp6000,00 per jam. Mahal lho, waktu itu bisa buat beli beras satu setengah kilo! Hehe.
Awal adanya Friendster aku daftar, tapi bingung konco-koncone londo kabeh. 2006 daftar Facebook. Jas bukuk iket blangkon. Sama jugak sami mawon. Ora ono  kancane sing bisa diajak update status. Bahkan kalau mencoba add teman sering dibalas Who are you? (sopo sampean)? maklum pengguna saat itu mayoritas orang asing.
Belakangan ini dengan makin maraknya warnet dan murahnya tarif internet, banyak insan mabuk kepayang dengan internet.  Tambah lagi booming Facebook wah makin bikin orang narsis sama internet.
Facebook bagai candu manis. Berbalut alasan agar bisa dianggap canggih, kebanyakan orang rela menthelengi monitor sampai berjam-jam.
Update status seindah-indahnya. Agar terkenal gitu lhoh! Tapi apakah dengan update itu nasib kita jadi berubah? Sekolah kita bernilai bagus? Pekerjaan kita cepat selesai? Tidaaaaaak ? kita jadi katak dalam bilik warnet. Sok pinter tapi bodo. (lha piye bisane mung facebook sama download lagu/video doang)  justru kita tambah dosa. (aku lihat di kantor-kantor karyawan serius mengamati monitor ternyata cuma utak-utik facebook) kepandaian kita cuma merangkai kata(itupun copy paste) kita tak punya ketrampilan lain. Prestasi kosong. Paling pol Cuma lomba banyak-banyakan teman semu di Facebook.
Sulit emang menghilangkan kebiasaan satu ini. Sayapun juga merasakannya. Terkungkung dunia maya. Puluhan tahun  main internet tapi gak ada manfaat maksimal justru maksiat.
Kesulitan hidup tak bisa selesai cuma dengan update status. Yang lewat tetap lewat. Saya jadi lupa mencurahkan seluruh jiwa raga ke pencipta kita. Tak pernah sholat lail, baca Al Quran dsb.
Ya Rabbi, kuatkan iman kami, walaupun kami sadar yang bisa merubah nasib kami adalah diri kami sendiri.    
Mari sobat semua update status pada Alloh, curahkan semua uneg-uneg kita, narsislah dengan meningkatkan ibadah. Saya yakin kita peroleh manfaat dunia akherat.